
Sumber: MaxManroe.Com
Setiap bisnis atau perusahaan pasti akan
mengalami masa-masa krisis. Apapun bentuknya, krisis itu pasti akan
kita temui dalam proses membangun usaha, mulai dari kisis keuangan,
krisis inovasi, bahkan krisis karyawan potensial.
Sebenarnya kita tidak perlu panik, karena dari krisis itulah kemampuan entrepreneurship
kita akan semakin teruji dalam mengembangkan bisnis. Ketika kita bisa
melewati krisis, itu adalah sebuah batu loncatan untuk meningkatkan
kedewasaan dalam menghadapi sebuah masalah.
Apalagi untuk bisnis yang telah
berlangsung selama bertahun-tahun, pasti telah mengalami pasang surut.
Suatu saat berada pada titik puncak, dan suatu saat ada di titik
terendah yang pasti sulit untuk bertahan. Apapun itu, kita harus tetap
bertahan menghadapinya, apalagi jika bisnis tersebut adalah sumber
penghasilan Anda.
Menjalankan bisnis Anda sendiri adalah
sebuah tantangan, ketika ada masalah kita pasti tergoda untuk berhenti
dan lari dari kenyataan. Namun, bisnis yang telah diterjang badai
kemudian muncul lagi, pasti akan menjadi bisnis yang lebih kuat yang
bisa diwariskan pada generasi selanjutnya. Berikut ini adalah 5 tips
untuk mempertahankan bisnis setelah krisis.
Setelah krisis, reaksi yang biasa kita
lakukan adalah memotong anggaran dan berusaha menyingkirkannya atau
bahkan menutup bisnis selamanya. Apalagi ketika bisnis kita terancam
tutup dan bayangan tentang hutang selalu menghantui. Namun
mempertahankan bisnis Anda setelah setelah krisis membutuhkan
kepercayaan diri yang tinggi dan keberanian untuk menghadapinya.
Hal pertama yang bisa dilakukan adalah
dengan menjaga hubungan baik yang sudah ada dengan partner bisnis dan
pastikan Anda tidak dilupakan. Percaya diri di depan pelanggan, staf,
dan supplier akan membantu kita untuk selalu berpikir positif dan
mengubah bisnis. Cara untuk mengubah bisnis adalah dengan mencari
peluang untuk berinovasi di sektor Anda. Fokus pada kekuatan yang
kita miliki dan gunakan untuk mengubah diri menjadi yang terbaik dengan
kekuatan itu.
Cari tahu dulu kesalahan yang terjadi
kemudian atur strategi untuk menghindarinya agar bisnis
terus berkembang. Jadikanlah kesalahan dan kegagalan sebagai kesempatan
untuk belajar dan menganalisia hal-hal yang harus diulang atau dihindari
agar semakin baik ke depannya.
Banyak pelajaran berharga yang akan
kita dapat dengan mempelajari kesalahan dan kegagalan. Buatlah rencana
ke depan tapi jangan acuhkan hal-hal yang mungkin terjadi. Jika ternyata
gagal jangan putus asa, teruslah maju dan kembali fokus. Jangan
tenggelam dalam masa lalu karena kita semua tahu bahwa masa lalu tidak
akan bisa diubah.
3. Pastikan Tim Anda Bekerja Sebaik Mungkin
Orang-orang baik sangat penting bagi
kesuksesan bisnis Anda, entah bekerja dengan tim beranggotakan 2 atau
sampai 50 orang. Perhatikan tim Anda, amati kekuatan mereka, dan
pikirkan cara untuk menggunakan kekuatan mereka untuk keuntungan bisnis.
Contohnya, jika ada anggota tim yang
tidak bersungguh-sungguh dalam bekerja, maka kita bisa memindahnya ke
posisi lain yang lebih sesuai dengan kemampuannya atau bahkan
mengeluarkannya. Pastikan Anda didukung oleh tim yang loyal dan selalu
mau membantu. Apalagi di saat krisis, kita harus bisa menyatukan visi
dengan anggota tim.
4. Kesuksesan Kecil Bisa Menjadi Katalis Untuk Perubahan Besar
Jangan pernah sepelekan pekerjaan kecil
yang kita terima, karena bisa saja klien yang puas akan selalu kembali
pada Anda dengan proyek yang lebih besar. Dalam masa krisis, tetap
berikan pelayanan yang memuaskan kepada klien dan lakukan pekerjaan
dengan sebaik mungkin. Bentuk kesuksesan sekecil apapun layak untuk
disyukuri, karena kita tidak tidak pernah tahu masa depan dan apa yang
akan dibawa oleh kesuksesan kecil itu.
5. Semuanya butuh waktu
Saat menghadapi krisis, keberhasilan
yang kita capai tidak akan kembali dengan instan seperti pantulan bola.
kita harus berani dan terus bekerja dengan sangat keras. Kita harus
berkembang dan berubah sesuai dengan perubahan waktu karena bisnis kita
tidak akan sama antara sebelum dan sesudah krisis.
Oleh karena itu, kita harus maju bersama
waktu dan berubah seiring berjalannya waktu. Jangan pernah takut
menghadapi krisis dalam berbisnis, jadilah lebih kuat dan dewasa di
setiap krisis yang melanda. Semoga menginspirasi.
Komentar
Posting Komentar